Komunikasi Data Dan Jaringan Komputer
Pada kesempatan ini kami ingin sekali mengulas tentang
keterkaitan komunikasi data dan jaringan komputer. Apakah ada
keterkaitan antara komunikasi data dan jaringan komputer?
Secara harfiah pengertian dari komunikasi data adalah adalah proses
pengiriman informasi diantara dua titik dengan menggunakan kode biner
melewati saluran transmisi dan peralatan switching yang terjadi antara
komputer dengan komputer, komputer dengan terminal atau komputer dengan
peralatan.
Komunikasi data
merupakan bagian dari telekomunikasi yang secara khusus berkenaan dengan
transmisi atau pemindahan data dan informasi diantara komputer-komputer
dan piranti-piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan
melalui media komunikasi data. Dengan demikian komunikasi data merupakan
gabungan dari teknik telekomunikasi dengan teknik pengolahan data.
Komunikasi Data Pada Jaringan Komputer
Adapun komponen yang diperlukan untuk terjadinya komunikasi data adalah :
- Penghantar/pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data.
- Penerima, adalah piranti yang menerima data.
- Data, adalah informasi yang akan dipindahkan.
- Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data.
- Protokol, adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan hubungan.
Sedangkan tujuan dari diadakannya komunikasi data diantaranya adalah sebagai berikut :
- Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah besar efisien, ekonomis, dan tanpa kesalahan dari suatu tempat ke tempat yang lain.
- Memungkinkan penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukung dari jarak jauh (remote computer use).
- Memungkinkan penggunaan komputer secara terpusat maupun secara
tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol, baik
desentralisasi ataupun sentralisasi.
- Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer.
- Mengurangi waktu untuk pengelolaan data.
- Mendapatkan data langsung dari sumbernya.
- Mempercepat penyebarluasan informasi.
- Komunikasi data berkaitan dengan pertukaran data diantara dua
perangkat yang terhubung secara langsung yang memungkinkan adanya
pertukaran data antar kedua pihak.
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan
komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu
kesatuan dan digunakan untuk perpindahan data (komunikasi data) dari
suatu komputer sumber (transmiter) ke komputer tujuan (receiver) yang
melawati suatu media penghantar dalam bentuk bit-bit atau data digital.
Jika Anda mencermati uraian di atas maka jelaslah ada
keterkaitan komunikasi data dan jaringan komputer.
Data-data bisa dikomunikasikan (dikirim dan disebarluaskan) kepada
komputer-komputer lainnya melalui sebuah jaringan komputer. Tanpa adanya
jaringan komputer, komunikasi data pun tidak bisa berlangsung.
Demikianlah penjelasan mengenai keterkaitan komunikasi data dan jaringan komputer. Terima kasih Anda telah membaca artikel ini dan semoga bermanfaat.
Tiga abad sebelum sekarang, masing-masing ditandai dengan dominasi yang
berbeda. Abad ke-18 didominasi oleh perkembangan sistem mekanik yang mengiringi
revolusi industri. Abad ke-19 merupakan jaman mesin uap. Abad ke-20, teknologi
radio, tv dan komputer memegang peranan untuk pengumpulan, pengolahan dan media
distribusi informasi. Abad ke-21 saat ini atau era-informasi, dimana teknologi
jaringan komputer global yang mampu menjangkau seluruh wilayah dunia,
pengembangan sistem dan teknologi yang digunakan, penyebaran informasi melalui
media internet, peluncuran satelit-satelit komunikasi dan perangkat komunikasi
wireless/selular menandai awal abad millenium.
Sejak me-masyarakat-nya internet dan dipasarkannya sistem operasi
Windows95 oleh Microsoft Inc., menghubungkan beberapa komputer baik komputer
pribadi (PC) maupun server dengan sebuah jaringan dari jenis LAN (Local Area
Network) sampai WAN (Wide Area Network) menjadi sebuah hal yang mudah dan
biasa. Demikian pula dengan konsep "downsizing" maupun
"lightsizing" yang bertujuan menekan anggaran belanja (efisiensi
anggaran) khususnya peralatan komputer, maka kebutuhan akan sebuah jaringan
komputer merupakan satu hal yang tidak bisa terelakkan.
- Pengertian Jaringan
Komputer
Jaringan
komputer adalah ”interkoneksi” antara 2 komputer autonomous atau lebih,
yang terhubung dengan media transmisi kabel atau tanpa kabel (wireless).
Autonomous adalah apabila sebuah komputer tidak
melakukan kontrol terhadap komputer lain dengan akses penuh, sehingga dapat
membuat komputer lain, restart, shutdows, kehilangan file atau kerusakan
sistem. Dalam
defenisi networking yang lain autonomous dijelaskan sebagai jaringan yang
independent dengan manajemen sistem sendiri (punya admin sendiri), memiliki
topologi jaringan, hardware dan software sendiri, dan dikoneksikan dengan
jaringan autonomous yang lain. (Internet merupakan contoh kumpulan jaringan
autonomous yang sangat besar.)
Dua
unit komputer dikatakan terkoneksi apabila keduanya bisa saling bertukar
data/informasi, berbagi resource yang dimiliki, seperti: file, printer,
media
penyimpanan (hardisk, floppy disk, cd-rom, flash disk, dll). Data yang
berupa
teks, audio maupun video, bergerak melalui media kabel atau tanpa kabel
(wireless) sehingga memungkinkan pengguna komputer dalam jaringan
komputer dapat saling bertukar file/data, mencetak pada printer yang
sama
dan menggunakan hardware/software yang terhubung
dalam jaringan bersama-sama
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer
network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer, terhubung
langsung dengan kabel crossover atau wireless atau juga dengan perantara
hub/switch.
Komputer pada jaringan peer to peer ini
biasanya berjumlah sedikit dengan 1-2 printer. Untuk penggunaan khusus, seperti
laboratorium komputer, riset dan beberapa hal lain, maka model peer to peer ini
bisa saja dikembangkan untuk koneksi lebih dari 10 hingga 100 komputer.
Peer to peer adalah suatu model dimana
tiap PC dapat memakai resource pada PC lain atau memberikan resourcenya untuk
dipakai PC lain, Tidak ada yang
bertindak sebagai server yang mengatur sistem komunikasi dan penggunaan
resource komputer yang terdapat dijaringan, dengan kata lain setiap komputer
dapat berfungsi sebagai client maupun server pada periode yang sama.
Misalnya terdapat beberapa unit komputer
dalam satu departemen, diberi nama group sesuai dengan departemen yang
bersangkutan. Masing-masing komputer diberi alamat IP dari satu kelas IP yang
sama agar bisa saling sharing untuk bertukar data atau resource yang dimiliki
komputer masing-masing, seperti printer, cdrom, file dan lain-lain.
Gambar Peer to peer
Client Server merupakan model jaringan
yang menggunakan satu atau beberapa komputer sebagai server yang memberikan
resource-nya kepada komputer lain (client) dalam jaringan, server akan mengatur
mekanisme akses resource yang boleh digunakan, serta mekanisme komunikasi antar
node dalam jaringan.
Selain pada jaringan lokal, sistem ini
bisa juga diterapkan dengan teknologi internet. Dimana ada suatu unit komputer)
berfungsi sebagai server yang hanya memberikan pelayanan bagi komputer lain,
dan client yang juga hanya meminta layanan dari server. Akses dilakukan secara
transparan dari client dengan melakukan login terlebih dulu ke server yang
dituju.
Gambar Client Server
Client hanya bisa menggunakan resource
yang disediakan server sesuai dengan otoritas yang diberikan oleh administrator.
Aplikasi yang dijalankan pada sisi client, bisa saja merupakan resource yang
tersedia di server. namun hanya bisa dijalankan setelah terkoneksi ke server.
Pada implementasi software splikasi yang di-install disisi client berbeda
dengan yang digunakan di server.
Jenis
layanan Client-Server antara lain :
- File Server :
memberikan layanan fungsi pengelolaan file.
- Print Server :
memberikan layanan fungsi pencetakan.Database Server :
proses-proses fungsional mengenai database dijalankan pada mesin ini dan
stasiun lain dapat minta pelayanan
- DIP (Document Information Processing) : memberikan pelayanan fungsi
penyimpanan, manajemen dan pengambilan data
Kelebihan Jaringan Pear To Pear
- Implementasinya murah dan mudah
- Tidak memerlukan software administrasi jaringan yang khusus
- Tidak memerlukan administrator jaringan
Kekurangan Jaringan Pear To Pear
-
Jaringan
tidak bisa terlalu besar (tidak bisa memperbesar jaringan.
- Tingkat keamanan rendah.
- Tidak ada yang memanajemen
jaringan.
- Pengguna komputer jaringan harus terlatih
mengamankan komputer masing-masing.
- Semakin banyak mesin yang disharing, akan
mempengaruhi kinerja komputer
v Kelebhan Client Sever
- Mendukung keamanan jaringan yang lebih baik
- Kemudahan administrasi ketika jaringan bertambah besar
- Manajemen jaringan terpusat
- Semua data bisa disimpan dan di backup terpusat di satu lokasi
Kekurangan Client Sever
- Butuh administrator jaringan yang profesional
- Butuh perangkat bagus untuk digunakan
sebagai komputer server
- Butuh software tool operasional untuk mempermudah manajemen jaringan.
- Anggaran untuk manajemen jaringan menjadi
besar.
- Bila server down, semua data dan resource diserver tidak bisa
diakses